October 14, 2019
  • 4:13 am Inovasi Anak Muda Surabaya, Aplikasi MarbotRetail.com Bersama Takmir Masjid
  • 3:24 am Eco Masjid: Masjid Peduli Lingkungan Hadir Di Indonesia
  • 8:51 am Pecahkan Rekor MURI Dengan Rancangan Masjid Modern Terbanyak
  • 11:21 pm Masjid Sejarah Islam Indonesia Yang Masih digunakan Sampai Saat Ini
  • 12:59 am Masjid Berdesain Khas Jawa Yang Ada Di Indonesia
Eco Masjid: Masjid Peduli Lingkungan Hadir Di Indonesia
Eco Masjid: Masjid Peduli Lingkungan Hadir Di Indonesia

Eco-Majid- Masjid adalah tempat ibadah yang sangat penting bagi umat islam di seluruh dunia. Selain untuk melakukan kegiatan ibadah, masjid juga memiliki fungsi lain yakni  pengajaran dan sosial.

Sebagai tempat ibadah yang selalu ramai di kunjungi oleh umat muslim, masjid dianggap mampu menjadi sarana yang ideal untuk menyebarkan pengetahuan dan pendidikan mengenai lingkungan hidup.

Lalu pernahkan anda mendengar kata eco-masjid? Secara istilah, eco-masjid terdiri dari kata eco yang berarti ecologi dan masjid yang berarti masjid.

Di kutip dari situs ecoMasjid.id, istilah eco Masjid di artikan sebagai tempat beribadah tetap yang mempunyai kepedulian terhadap hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan lingkungannya.

Tindakan ramah lingkungan yang di praktikkan oleh masjid-masjid yang tergabung dalam gerakan eco Masjid dapat di lihat dalam setiap aspek ibadah nya misalkan berwudhu.

Meski baru di inisiasi di tahun 2017 oleh Dr. Hayu S. Prabowo Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (Lembaga PLH &SDA MUI), di Indonesia kini terdapat 5 masjid yang menjalani program eco-masjid. Salah satunya adalah Masjid Az zikra di Sentul Bogor.

Masjid Az Zikra : Masjid Ramah Lingkungan

Masjid ini di dirikan oleh almarhum uztad Arifin Ilham pada tahun 2009 di Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sebelum diganti nama menjadi  Masjid Az zikra pada tahun 2011, nama asli masjid ini adalah Muammar Qaddafy .

Masjid ini memiliki bangunan megah yang menjulang tinggi hingga dapat di lihat dari tol jagorawi dan memiliki luas lahan 12.600 m2.

Dalam pembangunannya, masjid ini di danai oleh World Islamic Call Society (WICS) dari Tripoli, Libya. Masjid ini dibangun dengan empat program utama dari eco masjid yakni mencakup penghijauan, konservasi air, sanitasi dan pengolahan sampah.

Salah satu bentuk program eco masjid di masjid ini adalah dengan melakukan konservasi air menggunakan alat yang di tanamkan pada kran air sehingga dapat membatasi air wudhu.

Selain itu konservasi air pun dilakukan dengan mengolah kembali sisa air wudhu menjadi air bersih. Tidak hanya air wudhu saja, air hujan pun di olah agar bisa menjadi air bersih yang siap di gunakan

Pada bagian bangunan kantin, Masjid Az zikra memiliki fasilitas biogas yang di manfaatkan untuk kebutuhan energy sumber daya kantin. Tidak hanya itu, biogas juga bisa di optimalkan manfaatnya dengan di integrasi pada kegiatan yang produktif. Dengan begitu biogas dapat meningkatkan produktivitas, dan efisiensi dari produk.

Untuk mengelola sampah, warga kampung sunnah az zikra mengelola sampah dengan membakarnya menggunakan tungku bakar sampah yang di lengkapi perangkat pencuci asap sehingga dapat memfilter partikel asap dan tidak menjadi polusi udara

Menurut Dr. Hayu S. Prabowo, program eco masjid ini sebenarnya memiliki tujuan untuk mengajak warga dan jamaah masjid agar senantiasa menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar melalui dakwah baik lisan, tulisan maupun tindakan yang nyata

Rencananya masjid ini akan terus di kembangkan untuk bisa di jadikan sebagai tempat wisata religi utama yang ramah lingkungan dengan program yang terus ditambah pada setiap aspek nya.

penulis artikel

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT