December 2, 2020
  • 7:47 am Viral Masjid Al Makmur Laweyan, Tak Pernah Gelar sholat Jumat
  • 7:38 am Masjid Presiden Joko Widodo dibangun di Abu Dhabi
  • 2:52 am Selama Ramadhan, MUI Jatim Ingin Masjid Tetap Buka Walau PSBB
  • 3:19 am Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona, Berikut Profil Masjid Shah Cheragh di Iran
  • 5:04 am Cegah Covid-19. Masjid Agung Kota Solo Terapkan Social Distancing Saat Shalat
Sejumlah Masjid Tetap Laksanakan Sholat Jum’at Dibawah Protokol Kesehatan

Ditengah gencarnya kampanye social distancing dari pemerintah dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19, ada beberapa masjid di Jawa Tengah yang tetap memutuskan untuk tetap menggelar salat Jumat. Meski demikian, tetap ada persiapan khusus yang dilakukan bahkan langsung dibawah pengawasan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Beliau melakukan pengawasan dengan bersepeda keliling Kota Semarang mengunjungi sejumlah masjid.

Bersama dengan rombongannya, Ganjar Pranowo mampir di Masjid al-Hikmah Gayamsari Kota Semarang. Setelah itu, Ganjar melanjutkan perjalanan dengan mengecek laboratorium kesehatan Jawa Tengah, SDN 1 Kalicari Semarang dan mampir di Masjid Agung Kauman Kota Semarang.

Dalam proses kunjungannya, Ganjar berdialog dengan para pengurus tentang persiapan pelaksanaan salat Jumat. Ganjar ingin memastikan bahwa standar protokol keamanan telah dilaksanakan dengan baik.

“Karpet sudah digulung semua kan? Lantai sudah dipel dan pintu masuk nanti dibatasi. Sediakan sabun dan hand sanitizer di tempat wudu,” tanya Gubernur Jawa Tengah tersebut.



 Sejumlah Masjid Tetap Laksanakan Sholat Jum’at Dibawah Protokol Kesehatan

Protokol Ketat Sebelum Melaksanakan Sholat


Hal itu detail persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan semua regulasi yang ditetapkan dijalankan dengan baik. Ketika melihat tidak ada sabun di tempat wudu Masjid Agung Kauman Semarang, Ganjar langsung memanggil pengurus dan menegurnya

“Itu kok tidak ada sabunnya? Ini serius lho, jangan anggap sepele,” tegas Ganjar.

Salah satu pengurus masjid pun menjelaskan memang belum menyediakan sabun di tempat wudhuu. Meski begitu menurutnya, para jamaah sebelum masuk akan disemprot tangannya dengan cairan disinfektan.

“Jangan begitu, ini saya kasih uang untuk beli sabun. Sekarang langsung beli dan taruh di tempat-tempat wudu itu,” ucap Ganjar sambil memberikan sejumlah uang kepada pengurus.

Sekertaris Badan Pengelola Masjid Agung Kauman Semarang Abdul Wahid mengatakan pelaksanaan salat Jumat tetap akan dilaksanakan di masjid tersebut. Meski begitu, pihaknya mengaku telah melakukan sejumlah langkah antisipasi sesuai dengan protocol yang berlaku.

“Nanti setiap jamaah yang masuk, tangannya kami semprot cairan disinfektan. Kemudian kami membatasi pintu masuk dan ada penjagaan agar semua aman,” tegasnya.

Untuk pelaksanaan salat di dalam masjid, pihaknya akan mengatur shaf para jamaah. Nantinya, shaf tidak boleh terlalu dekat agar semua terhindar dari penyebaran virus Corona. Sebab jarak yang terlalu dekat dapat meningkatkan resiko penularan penyakit akibat virus Covid-19


penulis artikel

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT