PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR

Jadwal Pemadaman Listrik di Nias Barat Resahkan Warga

LAHOMI, NBC Hampir sebulan terakhir ini, pemadaman listrik yang dilakukan Pembangkit Listrik Negara (PLN) Cabang Gunungsitoli yang melintasi wilayah Kabupaten Nias Barat tidak menentu. Akibatnya, hal ini menimbulkan keresahan warga.

Simesono Daeli, salah seorang warga Lahomi yang ditemui NBC mengatakan, dirinya cukup resah akibat tidak menentunya pemadaman listrik tersebut. “Dari informasi yang kami dengar dari pihak PLN, padamnya listrik pada sore hari, tetapi sebulan terakhir ini pemadaman malah sering dilakukan pada pagi hingga sore hari. Akibatnya usaha saya terlantar,” kata Simesono.

Simesono meminta kepada pihak PLN agar pemadaman listrik sesuai dengan informasi yang diberikan, sehingga warga yang memiliki usaha—mengandalkan arus listrik tidak terbengkalai.

Menurut Kepala Cabang PLN Gunungsitoli Petrus Edison Silaen, pemadaman listrik di Nias Barat dilaksanakan selama tiga kali seminggu mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

“Pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Nias Barat sebulan terakhir ini sengaja kita lakukan untuk perbaikan jalur jaringan dari Kecamatan Amandaya Kabupaten Nias Selatan hingga di Nias Barat,” ujar Petrus Edison kepada NBC melalui telepon selulernya.

Selain itu, lanjutnya, hingga kini PLN Cabang Nias belum mampu memenuhi penggunaan jaringan. Untuk mengantisipasi hal demikian, khususnya di Nias Barat pemadaman listrik dilakukan tiga kali dalam seminggu mulai pukul 17.00 hingga pukul 21.30—disesuaikan dengan kebutuhan.

Meskipun demikian, padamnya listrik di Nias Barat pada pagi hari itu, jelasnya, diluar kendali mereka dan karena itu petugas segera diturunkan ke lapangan untuk mengecek stasiun jaringan.

“Padamnya listrik Senin (3/9/2012) pagi di Nias Barat belum diketahui penyebabnya. Untuk itu, petugas sudah siaga di lapangan untuk mengecek jaringan. Beberapa jam kemudian listrik sudah normal kembali,” imbuh Petrus.

Dikatakan Edison, untuk menutupi kurangnya daya, pihaknya tengah berkoordinasi dengan PLN Regional Sumatera Utara untuk menambah daya PLN Cabang Nias sebesar 3 Megawatt. Rencananya, pada 2012 ini, mesin tersebut akan ditempatkan di Nias Selatan untuk memenuhi daya di dua kabupaten tersebut.

Diperkirakan Edison, padamnya listrik di Kabupaten Nias Barat akan teratasi hingga dua bulan ke depan setelah pengadaan mesin 3 Megawatt di Nias Selatan, meskipun jalur jaringan masih akan terganggu karena tanaman warga.


Gangguan Jaringan

Pegawai PLN Sirombu Ama Markus Hia | Foto: NBC/ Onlyhu Ndraha

Salah seorang staf  lapangan PLN di Sirombu Ama Markus Hia menuturkan, kendala lain yang dihadapi sepanjang jalur jaringan dari Kecamatan Amandaya Kabupaten Nias Selatan hingga Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat adalah beberapa warga tidak mengijinkan tanamannya untuk dipangkas. Sehingga, ketika petugas lapangan memangkas ranting tanaman atau menebang yang mengganggu jaringan listrik, pemilik tanaman minta ganti rugi. Sementara dari pihak PLN Cabang Gunungsitoli anggaran untuk itu tidak tersedia.

“Kami dilapangan sering terbentur masalah penebangan atau pemangkasan tanaman yang mengganggu jaringan listrik. Menurut pimpinan kami, tidak ada anggaran untuk ganti rugi kepada masyarakat. Beberapa warga tidak setuju bila tanaman mereka ditebang begitu saja walau mengganggu jaringan listrik,” papar Markus.

Salah seorang warga yang dijumpai NBC di Bawadasi, berinisial AD membenarkan, dirinya pernah meminta ganti rugi kepada pihak PLN yang tengah menebang tanamannya yang mengganggu jaringan listrik. Hal ini dilakukannya akibat kekesalannya dari pihak PLN.

“Sebenarnya saya tidak meminta ganti rugi atas penebangan tanaman tersebut bila seandainya pihak PLN meminta izin kepada kami untuk menebang tanaman tersebut. Akan tetapi, pihak PLN main tebang saja tanpa meminta izin pemilik tanaman,” ujar AD.

Harapan AD, kiranya pihak PLN saat membersihkan jaringan listrik dapat berkoordinasi dengan pihak warga sehingga ke depan tidak terjadi konflik. [NDH]

 

One Comment;

  1. Nias Bangkit said:

    Kebijakan PLN yang terus-menerus melakukan pemadaman listrik sangat… sangat… sangat meresahkan….. Ayo dong, bapak-bapak di pemerintahan berilah perhatian pada kebutuhan energi ini.

Top