Tender Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Ricuh

Suasana saat kericuhan tender Dinas Pendidikan Kabupaten Nias | Foto: NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Diduga janggal, beberapa rekanan melakukan kericuhan di ruang panitia tender Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, Jalan Karet, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Senin (2/7/2012). Protes dilakukan oleh Ketua DPD LSM Perlahan Ferdinand Ndraha—yang juga sebagai peserta lelang tender—dan beberapa rekanan peserta tender lainnya.

Ferdinand yang ditemui NBC di kantornya, Jalan Ahmad Yani No. 6, Kelurahan Pasar, Jumat (6/7/2012), mengatakan, dirinya memprotes dugaan terjadinya konspirasi antara beberapa rekanan dan panitia pada proses lelang di Dinas Pendidikan Kabupaten Nias.

Menurut dia, telah terjadi pengarahan pemenang oleh panitia terhadap beberapa rekanan. Hal ini dibuktikan dengan terlihatnya beberapa rekanan yang keluar-masuk ruang panitia sehari sebelum dilakukannya proses pemasukan dan pembukaan penawaran, Minggu (1/7/2012). Padahal, pendaftaran sudah ditutup sehari sebelumnya, Sabtu (30/6/2012).

Bahkan, dia juga menduga bahwa penawaran beberapa rekanan dibuat oleh panitia sendiri dan pada pembukaan penawaran, dokumen penawaran yang dibacakan dan ditunjukan oleh panitia kepada peserta maupun kepada saksi hampir 60 persen tidak dilengkapi dengan spesifikasi teknik dan beberapa kelengkapan lainnya.

Panitia Membantah

Ketua Panitia Tender Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Darmansyah Harefa, yang dihubungi NBC melalui telepon seluler, Jumat (6/7/2012), membenarkan bahwa telah terjadi kericuhan pada proses pemasukan dan pembukaan penawaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Nias. Menurut Darmansyah, kericuhan dilakukan oleh masyarakat yang sedang mabuk.

Mengenai tudingan telah terjadinya konspirasi antara panitia dan rekanan, serta kedatangan beberapa rekanan di ruang panitia sehari sebelum pemasukan dan pembukaan penawaran, dirinya membantah keras hal tersebut. Ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar. [WAN]

6 Comments

  1. Ibnu Azzam said:

    @Benhurd Stefan : Kalimat anda klo sy nilai terlalu agresif bahkan dominan kaya` org kesurupan, anda niatan apa diblog ini, mulut anda layak dibakar beda tipis mulut lonte yang gak ada etika berbicara jgn2 anda justru sebaliknya buktinya bahasa anda gak sejuk dibaca dan secara psikologis itulah pikiran anda yg sebenarnya.
    klo persolaan kalah tender biasalah itu bos! ada menang ada yg kalah tinggal bagaimana kita bermain cantik termasuk kita wajib ada org kita dipanitia klo gak ada dan berhrp prosedur yg dikedepankan sesuai ketentuan jgn BREHARAP banyak bos, aplg anda membawa LSM segala. jdlah pemain sejati fokus pd pekerjaan dan amanah yg diberikan,
    Memang gak ada yg larang kita banyak makanan dimulut, tp kita mesti profesional donk dan fokus pd pekerjaan.
    realistis lah bos… pilih mana LSM atao KONTRAKTOR.
    jgn pula anda kalah lalu mengaggarkan LSM anda itu. alamaaak! gak jaman lagi bos. yg tamat sd pun bisa masuk LSM asal penampilan meyakinkan soal otak nomor 2.

    tp bisa saya simpulkan anda bukan MANUSIA BERPENDIDIKAN dan jgn kau jadikan LSM untuk gagah2an kasihan pendirinya.

    klo gak puas dgn koment sy silahkan beri komentar yg rasional jgn kesurupan nyantai aja dn penuh dgn argumentasi yg sejuk.
    oke bos salam kenal aja.

  2. Nias Bangkit said:

    Diduga janggal, proses tender di Dinas Pendidikan ricuh. Yang ricuh adalah Ketua LSM Perlahan–yang juga peserta tender……. Mantap, LSM pun bisa ikut tender…..

Top