KISRUH SAMPAH DI GUNUNGSITOLI

Ratusan Warga Hadang Truk Sampah

Ratusan warga menghadang 5 truk yang membawa sampah di Desa Fadoroyöu, Kecamatan Alo'oa, Jumat (8/6/2012). Puluhan personel polisi dan TNI mengawal kedatangan truk sampah ini.

GUNUNGSITOLI ALO’OA, NBC —  Sekitar 100 warga Desa Fadoroyöu menghadang lima truk yang membawa sampah dari Kota Gunungsitoli. Kedatangan truk pengangkut sampah dari Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli, Jumat (8/6/2012), yang dikawal sejumlah personel polisi dan TNI, sekitar pukul 15.00, mengundang perhatian warga sehingga melakukan aksi penolakan dan menghadang truk sampah tersebut.

Pengamatan NBC, ratusan warga turun di jalan melakukan aksi penolakan sampah tersebut dan menyarankan kepada sopir truk agar sampah tersebut tidak dibuang di Desa Fadoroyöu.

“Dari awal sudah kami tolak supaya sampah ini tidak dibuang ke Desa Fadoroyöu, tetapi tidak dihiraukan. Bila dipaksakan, kami tidak segan-segan melakukan tindakan apa pun. Karena hal ini sangat meresahkan warga, yang sampai saat ini, lalat dan nyamuk membuat tidak nyaman keluarga,” ujar Yafahöna Mendröfa, yang rumahnya tidak jauh dari pembuangan sampah.

Sejumlah rumah warga sekitar pembuangan sampah sudah mulai merasakan dampak sampah. Selain membuat tidak nyaman karena banyaknya lalat dan nyamuk, juga adanya anak-anak yang sudah diserang diare dan demam.

“Sudah beberapa kali Kepala Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli Wirni Zebua berjanji melakukan penyemprotan membasmi kuman, bakteri, lalat dan nyamuk, baik di lokasi pembuangan sampah maupun di rumah warga, tetapi belum dilaksanakan,” ungkapnya.

Yafahöna menilai bahwa Wirni Zebua sebagai Kepala Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli, tidak mampu menangani masalah sampah. Serta diduga ada unsur kesengajaan sehingga tak satu pun janjinya yang ditepati.

“Pemerintah Kota Gunungsitoli sengaja membuang sampah di Desa Fadoroyöu agar masyarakat sengsara, sakit yang berujung kematian,” katanya.

Sementara itu, Asisten I Kota Gunungsitoli Kurnia Zebua yang mendampingi pembuangan sampah ke Desa Fadoroyöu mengatakan, seharusnya janji yang disampaikan Kepala Dinas Tarukim Wirni jangan ditunda-tunda. “Upaya kita saat ini, memenuhi permintaan masyarakat, juga sampah yang sudah sempat dibawa ini dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah,” ujarnya. [TEM]

11 Comments

  1. Nias Bangkit said:

    Sekitar 100 warga Desa Fadoroyöu menghadang lima truk yang membawa sampah dari Kota Gunungsitoli. Kedatangan truk pengangkut sampah dari Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli, Jumat (8/6/2012), yang dikawal sejumlah personel polisi dan TNI, sekitar pukul 15.00, mengundang perhatian warga sehingga melakukan aksi penolakan dan menghadang truk sampah tersebut.

    Jadi sekarang buang sampah aja dikawal personel Kepolisian dan TNI ya…hm..

  2. Nias Bangkit said:

    Dinas Tarukim nekat membuang sampah dengan pengawalan polisi dan TNI. Warga pun tidak terima dan menghadang truk pembawa sampah. Semoga tidak terjadi kekerasan fisik.

Top