BENCANA GEMPA

Warga Nias Barat dan Gunungsitoli Pilih di Luar Rumah

Warga Gunungsitoli berada di luar rumah saat gempa terjadi.

LAHÖMI, NBC — Gempa berskala magnitudo 8,7 yang terjadi, Rabu (11/4/2012) pukul 15.38 dan berlokasi di sekitar Pulau Semeulue, Aceh, terasa hingga Nias Barat. Masyarakat wilayah ini pun panik dan berhamburan keluar rumah. Mereka enggan masuk kembali ke dalam rumah khawatir kemungkinan gempa susulan.

Pemantauan NBC, di Nias Barat, hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi kerusakan. Hingga pukul 18.00 warga Nias Barat memilih bertahan di luar rumah mereka. Bagi mereka, berada di luar lebih aman ketimbang berada di dalam rumah yang bisa saja roboh sewaktu-waktu kala terjadi gempa besar.

Sementara itu, di Gunungsitoli, masyarakat juga panik dan berlarian ke tempat yang lebih tinggi. Terlihat warga terus mengungsi saat adanya SMS peringatan dini  tsunami dari BMKG. Saat gempa berlangsung, hujan besar mengguyur Kota Gunungsitoli.

Beberapa saat setelah gempa, jaringan komunikasi pun terganggu. Terutama jaringan telepon seluler.Listrik juga selama beberapa kali padam.

Pemerintah daerah setempat juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu panik, meskipun tetap meningkatkan kewaspadaan. [NDH/FIR/WAN/TEM]

3 Comments

  1. Nias Bangkit said:

    Warga Gunungsitoli dan Nias Barat juga menyelamatkan diri saat gempa terjadi. Namun, menurut informasi, ada kerusakan pada rumah dinas Bupati di Nias Barat. Benarkah demikian?

Top