PIALA WALI KOTA GUNUNGSITOLI

Wali Kota: Olahraga di Gunungsitoli Memprihatinkan

Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase

GUNUNGSITOLI, NBC — Akibat minimnya fasilitas, kondisi keolahragaan di Kota Gunungsitoli sangat memprihatinkan. Untuk itu, semua pihak diajak lebih peduli dalam membenahi berbagai faktor yang menjadi kendala dan penyebab kondisi kegiatan olahraga di Kota Gunungsitoli menjadi sangat memprihatinkan.

Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase pada kata arahannya yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli Aroni Zendratö pada acara pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan di Lapangan Pelita, di Jalan Pelita, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sabtu (14/4/2012).

Pada arahannya, Wali Kota juga memberitahu beberapa faktor yang harus segera dibenahi yang menyebabkan pembinaan berbagai cabang olahraga di Kota Gunungsitoli terkendala, yaitu minimnya fasilitas olahraga, ruang terbuka publik untuk bermain dan berolahraga, pembinaan dan pelatihan-pelatihan khusus cabang olahraga  yang masih belum tertata dan terintegrasi dalam sistem yang mapan.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa keterbatasan dana dan infrastruktur juga menjadi penyebab minimnya kompetisi dan pertandingan. Untuk itu, jika tidak ingin Kota Gunungsitoli semakin tertinggal dari daerah lain dalam bidang pembinaan olahraga, mdia semua pihak diminta lebih peduli.

Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Gunungsitoli yang diikuti tim dari seluruh Kecamatan yang ada di Kota Gunungsitoli merupakan sebuah langkah awal dari wujud konkret dan upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam memotivasi, memfasilitasi, dan menggalakkan kembali semangat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Kota Gunungsitoli setelah menjadi daerah otonom baru.

Dia juga mengajak semua orangtua, sekolah, klub-klub olahraga, masyarakat, BUMN, dan dunia swasta di Kota Gunungsitoli untuk lebih proaktif menggerakkan dan mendukung pembangunan keolahragaan  di Kota Gunungsitoli, serta membentuk pengurus cabang olahraga dan induk organisasi olahraga di Kota Gunungsitoli yang masih belum terealisasi dalam waktu sesingkat-singkatnya demi kemajuan keolahragaan di Kota Gunungsitoli.

Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota  yang digelar selama satu bulan dengan sistem kompetisi penuh, diikuti oleh 5 tim yang mewakili setiap kecamatan yang ada di Kota Gunungsitoli.

Acara pembukaan turnamen Piala Wali Kota Gunungsitoli juga dimulai dengan pertandingan antara tim kesebelasan dari Kecamatan Gunungsitoli Utara melawan Tim dari Kecamatan Gunungsitoli Selatan. Skor pertandingan 5-1 untuk Gunungsitoli Selatan.

Hadir dalam pembukaan kompetisi—yang disaksikan ratusan warga itu—Kapolres Nias, AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto, Dandim 0213/Nias Letkol Kav. Rayen Obersyl, Ketua Pengadilan Edison, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli Pintar Zebua. [WAN]

9 Comments

  1. Nias Bangkit said:

    Mantap, mari kita tunjukkan kepada dunia luar Kota Gunungsitoli punya generasi pencinta Olahraga.

    Seperti yang disampaikan Bapak Walikota "kerterbatan Fasilitas Olahraga di Nias, menjadi kendala kegiatan Olahraga di Nias" saya rasa tidak menjadi faktor utama penghalang ko, asal ada perencanaan yang baik, kerja sama yang baik dan matang serta memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia apa adanya, akan tetapi kembali pada Kemauan, Rasa Memiliki dan Bertanggungjawab.

    Alasannya sich, bnyak daerah-daerah yang sudah terlengkapi fasilitas olahraganya, toh tetap juga berjalan di tempat.

    Ya… sah-sah saja sih, andaikan Kota Gunungsitoli melakukan pemugaran kembali khususnya bidang Olahraga, asalkan tidak ada U dibali B. :D tetap semangat.

  2. Oktakrisman Gea said:

    Pak watua DPRD kota/pak hadirat kn hadir pd saat pmbukaan, krna thu mrpkan wkil rakyat dn yg sngat brpihak pd kshjateraan rakyat, walikota cup tp koq biaya ny di ambil dr APBD? Knp bkan dana walikota? Yg bgus ny ne pemerintah kota gusit cup

Top