UJIAN NASIONAL 2012

Soal UN di SMK Swasta BNKP Sirombu Kurang

Soal UN sedang digandakan.

SIROMBU, NBC Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Sekolah Menengah Kejuruan  Swasta Banua Niha Keriso Protestan (SMKS BNKP) Sirombu, Nias Barat, terhambat. Sebanyak 83 eksampler soal UN kurang. Untuk mengatasi hal demikian, pihak sekolah menggandakan dengan menggunakan 4 unit mesin fotokopi.

“Kendala yang kami hadapi pada pelaksanaan UN kali ini, kekurangan soal. Kemarin (Senin, 16/4/2012) berkas soal kurang sebanyak 83 eksampler. Hari ini terulang kembali. Dan, kami pastikan Rabu (18/4/2012) hal yang sama terulang kembali. Untuk mengatasi hal demikian, setelah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, kami gandakan soal tersebut dalam ruangan kantor dengan menggunakan mesin fotokopi yang sekaligus menjadi printer,” demikian Yupiter Daeli, Kepala Sekolah SMKS BNKP Sirombu.

Pemantauan NBC, akibatnya kekurangan soal, pelaksanaan UN hari kedua terlambat hingga 30 menit.

Pelaksanaan UN hari kedua—mata pelajaran Bahasa Inggris—harusnya diikuti oleh 83 siswa, tetapi ada 2 siswa yang berhalangan,  1 siswa mengundurkan diri, dan 1 orang lagi kemarin saat mengikuti UN meninggal dunia.

“Dari 81 siswa terbagi dalam 2 jurusan. Jurusan Administrasi Perkantoran sebanyak 49 siswa dan Jurusan Pariwisata sebanyak 34 siswa,” kata Yupiter.

Seperti diberitakan NBC sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nias Barat Nehemiya Waruwu mengatakan, khusus SMKS BNKP Sirombu mengalami kendala pada pengiriman soal UN. Saat itu, soal yang dikirim dari provinsi salah soal. Baru kemudian Minggu (15/4/2012) sekitar pukul 17.30 soal tersebut sampai di Nias Barat.

Sementara itu, pada hari pertama UN salah seorang siswa SMKS BNKP Sirombu Hendrikus Hia saat mengikuti UN meninggal dunia. Hendrikus menderita karena menderita penyakit sebelumnya. Oleh keluarga, jenazah Hendrikus sudah dimakamkan pada Selasa di permakaman keluarga. Keluarga Hendrikus sangat shock dan masih belum bersedia dimintai keterangan oleh NBC karena masih sangat berduka.

Pengamatan NBC, sekitar pukul 08.30 beberapa siswa peserta UN masih berada di luar ruang. Sementara pengawas di ruang kantor sibuk menggandakan soal UN.

Demi amannya peserta UN turut dikawal oleh pengawas independen dari Universitas Negeri Medan, Hidayat, dan 2 personel Polsek Sirombu. [NDH]

Related posts

6 Comments

Top