Siswa SMK Negeri Hiliserangkai Tenggelam di Carlita

Tim pencarian dan penyelamatan sedang berusaha mencari korban.

GUNUNGSITOLI UTARA, NBC — Agus Priyaman Harefa (17), siswa kelas III SMK Negeri 1 Hiliserangkai, Kabupaten Nias, dinyatakan hilang saat berenang di kompleks wisata Pantai Charlita, Senin (9/4/2012) sekitar pukul 13.15 WIB. Hingga berita ini ditayangkan, tim SAR bekerja sama dengan Polres Nias terus melakukan pencarian.

Korban pada pukul 12.oo  tiba di Pantai Charlita diajak pamannya sebagai kernet mobil yang mengantar rombongan jemaat Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Hiliserangkai yang mengadakan kebaktian padang di Pantai Carlita dalam rangka perayaan Paskah dan sakramen babtisan air.

Anak dari Ama Ga’ida, warga Desa Lölölakha, Kecamatan Huliserangkai, Kabupaten Nias, ini pada pukul 13.00 kemudian bertemu dengan temannya, Fajar dan Irwan Berkat Mendröfa dan mereka memutuskan berenang. Sekitar 15 menit berenang, korban mendadak tidak terlihat. Kedua temannya pun panik dan berusaha mencari korban.

Setelah tidak ditemukan, pada pukul 14.00 oleh bantuan orang yang berada di sekitar lokasi, peristiwa ini dilaporkan ke Kepolisian Resor Nias. Dan, pada pukul 16.00 tim SAR bekerja sama dengan Polisi Air pun memulai pencarian.

Salah seorang jemaat GPdI Gemah Kasih Mudik, Rini Zandroto, yang juga ikut dalam rombongan kebaktian padang tersebut, tetapi dari jemaat yang berbeda dengan rombongan korban, kepada NBC, mengatakan mendengar ada peristiwa tersebut. “Tadi kami berada di atas. Agak jauh dari bibir pantai. Lokasi tenggelamnnya korban berada di bawah. Dengar-dengar sih ia tenggelam. Masih ada bajunya di pantai. Ketika pulang, kami melihat rombongan Tim SAR menuju lokasi,” ujar Rini Zandroto.

Pemantauan NBC di lapangan, saat kejadian, ombak laut tidak besar. Namun, menurut informasi dari beberapa warga sekitar, tempat itu memiliki pusaran air yang sudah memakan beberapa korban.

Salah seorang warga, Fatiziduhu Zendratö, kepada NBC mengatakan, sebelumnya, di tempat yang sama, juga pernah terjadi peristiwa orang ternggelam. “Tahun 2011, siswa SMK Negeri 1 juga pernah tenggelam. Di lokasi itu sering memakan korban karena ada pusaran airnya,” ujar Fatiziduhu.

Kepala Satuan Intel AKP Berlin Zebua yang berada di lokasi menginformasikan bahwa pada tahun 1991 di tempat yang sama juga pernah terjadi peristiwa suami-istri tenggelam. “Suami-istri  pernah tenggelam di situ, sekitar tahun 1991,” ujar Berlin Zebua.

Pemantauan NBC, lokasi kejadian terjadi dekat muara Sungai Muara Indah. [WAN/STL]

 

29 Comments

  1. Yasoniaman Zega said:

    Turut berduka atas tenggelamnya Priyaman Harefa. dan mohon kepada yang berwajib agar lokasi di beri tanda berbahaya atau larangan berenang karena hampir tiap tahun ada korban yang tenggelam.

    • Tali'ira Mado Gulo said:

      Yardy Gulo .Agus Priyaman Harefa (17), siswa kelas III SMK Negeri 1 Hiliserangkai, Kabupaten Nias, dinyatakan hilang saat berenang di kompleks wisata Pantai Charlita, Senin (9/4/2012) sekitar pukul 13.15 WIB.Anak dari Ama Ga’ida, warga Desa Lölölakha, Kecamatan Huliserangkai, Kabupaten Nias,

  2. Nias Bangkit said:

    Turut berduka atas tenggelamnya Agus Priyaman Harefa (17), siswa kelas III SMK Negeri 1 Hiliserangkai, Kabupaten Nias, yang hingga kini masih dicari oleh Tim SAR. Mohon kepada masyarakat atau pihak berwajib untuk memberikan tanda larangan berenang di lokasi yang sering memakan korban ini.

Top