Polisi Tangkap Pemerkosa Siswi SMP

GUNUNGSITOLI, NBC— Polisi menangkap dua orang pria atas sangkaan pemerkosaan seorang siswi SMP. Keduanya bekerja sebagai sopir angkutan kota rute Kota Gunungsitoli-Desa Afia dan kernet, Kamis, 5/4/2012 .

Seroja, 13 tahun, mengalami nasib buruk di sebuah rumah kosong yang terletak di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, pada pertengahan bulan Januari 2012 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu Seroja bermaksud pulang sekolah dengan menumpang angkutan umum yang diawaki oleh Boby dan Wawan, masing-masing berusia 20 tahun. Mereka bertemu di Pasar Gomo, rumah Seroja terletak di Jalan Yos Sudarso, Km 6 Desa Gamo, Kecamatan Gunungsitoli.

Wawan tak menghentikan mobilnya saat melintas di depan rumah Seroja, namun terus melaju hingga sampai ke sebuah rumah di Desa Afia. Kedua pria itu lantas merayu korban dan mengajak masuk ke rumah itu sehingga terjadilah hal itu.

Pelaku membuat rekaman video kelakukan buruknya. Kemudian kawan korban bernama Beohahau Telaumbanua melaporkan kepada orang tua korban. Seroja pun mengakui kejadian itu.

Tidak terima perlakuan terhadap anaknya, orang tua korban melaporkan hal hal tersebut ke Polres Nias, Rabu (4/4/2012).

Kapolres Nias melalui Kasat Reskrim Polres Nias, AKP.Enieli Hulu, SH yang dijumpai NBC di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Selasa (10/4/2012) membenarkan hal tersebut, dan memberitahu bahwa kedua pelaku kini sudah ditahan.

Kasat juga menambahkan bahwa atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan undang undang perlindungan anak tahun 2002 pasal 82 UU RI No 23 tentang melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dengan hukuman paling singkat 3 tahun penjara dan paling tinggi 15 tahun penjara.(WAN)

Related posts

12 Comments

  1. Aperly Waruwu said:

    Nias yang kusayangi, begitu besar kasih Allah akan hidup kita.
    Tuhan Yesus rela disalib hanya karena dosa kita.
    Tolonglah, saudaua-saudara yang kuksasihi di dalam.
    Nama Yesus Kristus, berhentilah berbuat dosa. Tuhan Memberkati

    • Yaa Simpade Chico said:

      Seharusnya begitu tapi menurut saudara waruwu………….mengatakan kukasihi karena apa, atau hanya karena kasihan yang korban atau kasihan terhadap pelaku, seharusnya yang berbuat jahat harus menjalini hukuman sesuai undang-2………bukan hanya bertobat saja ketika melakukan pelanggaran tetapi menurut saya berani berbuat berani bertangggungjawab……….tanggung saja resiko bagi yang berbuat jahat. siapa suruh berbuat dosa. MAMPUS.

Top