SARANA KESEHATAN DI GUNUNGSITOLI

Fasilitas Puskesmas Akan Diadakan Mei 2012

Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Edison Ziliwu.

GUNUNGSITOLI, NBC Fasilitas dan sarana pendukung kerja di setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kota Gunungsitoli akan dilengkapi pada tahun ini. Tender akan segera dilakukan pada Mei 2012.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Edison Ziliwu kepada NBC pada Jumat (20/4/2012). “Kekurangan fasilitas dan sarana pendukung kerja di setiap puskesmas di Kota Gunungsitoli, termasuk di Puskesmas Hilina’a, akan dilengkapi pada tahun ini,” ujarnya.

Menurut Edison, ada beberapa paket pengadaan barang di Dinas Kesehatan tahun ini, tetapi masih belum ditenderkan. Pelelangan pengadaan barang tersebut, akan dilaksanakan pada bulan Mei nanti.

Menanggapi kondisi kekurangan fasilitas pendukung seperti di Puskesmas Hilina’a, Edison membantah Pemerintah Kota menelantarkannya. “Pemerintah Kota Gunungsitoli bukan menelantarkan puskesmas yang masih belum memiliki fasilitas dan sarana pendukung, melainkan kami membutuhkan proses di setiap program yang ada, ” katanya.

Pada berita NBC sebelumnya, petugas kesehatan di Puskesmas Hilina’a mengeluhkan minimnya fasilitas pelayanan kesehatan. Kekurangan fasilitas seperti ketiadaan genset—karena listrik dari PLN sering padam, sumber air bersih, dan tenaga dokter yang bisa memberikan tindakan medis kepada setiap pasien.

Diakui Edison, kebutuhan setiap puskesmas di Kota Gunungsitoli merupakan hal yang mendesak dilakukan. Namun, keterbatasan dana yang ada, Pemerintah Kota Gunungsitoli akan melengkapi secara bertahap. “Saat ini, dokter yang ada di Kota Gunungsitoli untuk puskesmas hanya 2 orang. Satu orang ditempatkan di Puskesmas Gunungsitoli Selatan dan satu lagi di Puskesmas Gunungsitoli Idanoi. Sedangkan di puskesmas yang lain, masih belum ada. Hal ini juga kami sedang mengusahakan agar setiap puskesmas ada dokter, minimal 1 orang,” ungkapnya.

Ketika disinggung berapa banyak paket pengadaan barang Dinas Kesehatan 2012, Edison belum bisa memberikan keterangan. Menurut dia, hal itu ditangani oleh bawahannya. “Kebutuhan tenaga dokter sudah kami sampaikan kepada Menteri Kesehatan di Jakarta. Juga alat-alat yang diperlukan untuk kesehatan. Namun sejauh ini, masih belum ada jawaban dari Menteri Kesehatan,” ujarnya.

Edison mengimbau para petugas kesehatan di setiap puskesmas di Kota Gunungsitoli, sambil menunggu fasilitas yang dikeluhkan, perlu terus menunjukkan jiwa pelayan sebagai hamba dalam pelayanan, dengan menggunakan 3S: sapa, senyum, dan salam.  [TEM]

3 Comments

  1. Nias Bangkit said:

    Semewah apa pun gedung puskesmas bila tidak didukung dengan fasilitas dan sarana pendukung, takkan bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. Kita tunggu realisasinya Pak Kadis.

Top