ASPIRASI MASYARAKAT

Mahasiswa Nias Selatan Gelar Aksi Menolak Kenaikan Harga BBM

Aksi di bundaran Simpang Lima.

TELUKDALAM, NBC  Ratusan mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Nias Selatan menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM, Kamis (29/3/2012).

Aksi yang dimulai dengan berorasi di Bundaran Simpang Lima tersebut mendapat pengawalan dari pihak Polres Nias Selatan, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Saprianus Sihura, koordinator aksi, mengatakan bahwa Aliansi Mahasiswa Nias Selatan yang terdiri dari BEM-STKIP Nisel, BEM-STIE Nisel, GEMAH dan GMKI Telukdalam menyatakan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), menolak Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), dan mengimbau agar pemerintah mengawal pendistribusian BBM supaya tidak terjadi penimbunan oleh pihak-pihak tertentu yang dapat merugikan rakyat.

Saprianus Sihura juga menyatakan beberapa pandangan terkait dengan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat tersebut. Pandangan yang disampaikan tersebut, yakni bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 pasal 7 ayat 6 yang menyatakan bahwa harga jual eceran BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Hal ini merupakan jaminan pemerintah kepada rakyat untuk tidak menaikan harga BBM, dan apabila pemerintah tetap bertahan untuk menaikkan harga BBM, pemerintah telah berbohong kepada rakyat.

Dengan naiknya harga BBM, secara otomatis akan menaikkan harga bahan pokok. Ketika harga bahan pokok naik, daya beli masyarakat menengah ke bawah akan semakin menurun yang menyebabkan angka kemiskinan semakin bertambah.

Terkait dengan BLSM, Saprianus juga mengatakan bahwa pemberian BLSM merupakan pembodohan karena hal tersebut akan menyebabkan tingkat ketergantungan rakyat kepada pemerintah semakin meningkat. Pemberian BLSM juga tidak memiliki manfaat karena kenaikan harga bahan pokok tidak akan sebanding dengan BLSM yang diterima.

Seusai berorasi, aksi dilanjutkan dengan mengadakan aksi berjalan kaki sejauh 3 kilometer dan berakhir di Gedung DPRD Nias Selatan, Jalan Saönigeho Km 3, Telukdalam, Nias Selatan.

Di hadapan para wakil rakyat, para mahasiswa tersebut kembali menyatakan sikap dan pandangan terkait dengan rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

Meskipun situasi sempat memanas karena mahasiswa menuntut agar Ketua DPRD Nias Selatan hadir untuk bertemu dengan mereka, tetapi akhirnya suasana kembali kondusif karena anggota DPRD yang hadir pada saat itu sepakat untuk mengadakan audiensi dengan para mahasiswa tersebut. [DES]

6 Comments

Top