Terkait Insiden Hibala, Kapolres Nias Selatan Minta Maaf

Kapolres Nias Selatan beserta jajarannya menjelaskan insiden Hibala pada rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Nias Selatan, Kamis (23/2/2012).

TELUKDALAM, NBC Terkait pelepasan letusan senjata saat kunjungan Tim Panitia Khusus DPRD Nias Selatan di Pulau Hibala, Kepala Kepolisian Resor Nias Selatan AKBP Juliat Permadi Wibowo, SiK, MH, menyampaikan permohonan maaf kepada DPRD Nias Selatan. Hal itu disampaikan saat dengar pendapat Polres Nias Selatan di DPRD Nias Selatan, Kamis (23/2/2012).

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan itu,” ujar Juliat Permadi Wibowo.

Dalam rapat dengar pendapat itu, Rindu H Halawa, anggota Tim Pansus DPRD Nias Selatan, menceritakan kembali tujuan kedatangan mereka ke Pulau Hibala, yaitu untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat terhadap PT Gruti dan PT Teluk Nauli yang ditengarai telah melakukan pelanggaran terkait pengolahan hasil hutan kayu di Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan.

Tim Pansus DPRD tiba di Pulau Hibala, Senin (13/2/2012). Saat memasuki lokasi PT Gruti, Tim Pansus disambut dengan suara letusan senjata api oleh dua anggota polisi yang bertugas di tempat tersebut.

DPRD mengecam keras insiden tersebut dan meminta Kapolres Nias segera menindak oknum polisi yang telah mencederai harga diri lembaga DPRD Nias Selatan.

Menurut Juliat Permadi Wibowo, penugasan kedua anggota Polres Nias Selatan itu atas permintaan PT Gruti untuk melakukan pengamanan terhadap perusahaan.

Kapolres Nias Selatan berjanji akan melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap kedua anggota polisi tersebut. Karena setiap personel yang memiliki senjata harus mempertanggungjawabkan setiap butir peluru secara hukum. Saat ini kedua anggota polisi tersebut sudah ditarik kembali dari Pulau Hibala.

Tehe’aro Bawamenewi, Ketua Tim Pansus DPRD Nias Selatan Polres Nias Selatan, bersama-sama dengan DPRD Nias Selatan melakukan investigasi dan mengaudit kebenaran pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat dan menertibkan organisasi masyarakat yang seolah-olah melindungi PT Gruti, serta menertibkan penyaluran transaksi kayu.

Rapat dengar pendapat yang dilangsungkan secara terbuka itu dipimpin oleh Ketua Tim Pansus DPRD, Tehe’aro Bawamenewi. Turu hadir Tim Pansus DPRD, Wakapolres Nias Selatan dan jajarannya, mahasiswa, dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang ada di Nias Selatan. [DES]

Back to top

One Response to Terkait Insiden Hibala, Kapolres Nias Selatan Minta Maaf

You must be logged in to post a comment Login