TELUKDALAM, NBC — Untuk menghindari penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan sedang membangun sebuah pabrik pengolahan sampah tidak jauh dari TPA di Desa Soto’ö, Kecamatan Maniamölö. Diperkirakan, pertengahan tahun 2012 pabrik tersebut akan selesai dibangun.
Hal ini disampaikan Yulius Sarumaha, Kepala Subbagian Program Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Selatan, kepada NBC, Kamis (23/2/2012).
Menurut Yulius, sampah-sampah yang akan dikelola pada pabrik tersebut akan dipisahkan antara sampah organik dan non-organik. “Sampah-sampah tersebut akan dipisahkan antara sampah organik dan non-organik. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk hijau dan sampah plastik akan didaur ulang agar bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Yulius Sarumaha.
Pantauan NBC, saat ini, beberapa mesin pengolah sampah sudah ada di lokasi TPA. Mesin tersebut sudah mulai beroperasi dan sudah menghasilkan pupuk hijau. Namun, pupuk hijau tersebut masih belum bisa digunakan karena harus diuji laboratorium terlebih dulu.
“Kami sudah mengirimkan contoh pupuk hijau ke laboratorium untuk diuji apakah pupuk tersebut aman digunakan dan tidak merusak tanah itu sendiri,” ujar Yulius Sarumaha.
Sejak November 2011, Badan Lingkungan Hidup sudah menyebarkan sekitar 200 paket tempat sampah di beberapa titik di kota Telukdalam. Tempat sampah tersebut terdiri dari 2 unit dengan warna berbeda. Tempat sampah berwarna hijau untuk sampah organik dan yang berwarna kuning untuk sampah non-organik.
Menurut Yulius, minimnya sosialisasi kepada masyarakat menyebabkan program ini tidak bisa berjalan dengan lancar. Ia mengharapkan masyarakat mulai membiasakan diri memisahkan sampah organik dan non-organik agar memudahkan petugas mengolahnya. [DES]
Back to top
You must be logged in to post a comment Login