DPRD Nias Akan Segera Tinjau Proyek Bermasalah

Ketua DPRD Kabupaten Nias Sokhizanolo Zai.

ONONAMÖLÖ I LOT, NBC Proyek-proyek bermasalah di Kabupaten Nias akan segera ditinjau langsung ke lapangan oleh DPRD. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias Sökhizanolo Zai menanggapi adanya proyek bermasalah di daerah itu, Kamis (23/2/2012) dikantornya, Jalan Pelud Binaka, Desa Ononamölö, Gunungsitoli Selatan.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan turun ke lapangan melihat sejumlah proyek yang diduga bermasalah. Selama ini, sudah banyak kami terima informasi dari masyarakat tentang pelaksanaan pekerjaan fisik, yang tidak sesuai kontrak kerja,” ujar Sökhizanolo.

Sökhizanolo mengungkapkan, salah satu pembangunan yang akan ditinjau, yaitu pembuatan tembok penahan di Kecamatan Ma’u yang menelan biaya Rp 647,9 juta, bersumber dari dana alokasi umum dan sisa lebih penghitungan anggaran pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Nias Tahun 2011.

“Volume pekerjaan fisik pembangunan tembok penahan tersebut hanya berkedalaman  6 meter dan panjang 24 meter. Sedangkan pagu dana sangat besar, hal ini perlu ditelusuri karena dinilai telah terjadi penggelembungan biaya,” ujarnya.

Menurut dia, selain pembangunan tembok penahan di Kecamatan Ma’u, juga ada proyek drainase di Desa Hiliweto Gidö, anggaran Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Tahun 2011, senilai 145.770.000, yang dikerjakan oleh CV Sukses Karya Lestari.

“Pada kunjungan kami nanti, bila terbukti telah terjadi pelanggaran maka harus ditindaklanjuti kepada pihak berwenang,” tegas Sökhizanolo.

Sökhizanolo mengimbau kepada seluruh masyarakat se-Kabupaten Nias supaya tidak segan-segan menyampaikan informasi kepada DPRD jika ada hal-hal yang merugikan masyarakat atas ulah kontraktor dalam pengerjaan berbagai pembangunan.

“Kami banyak keterbatan waktu untuk melakukan pengawasan di lapangan, tetapi dengan adanya bantuan dan kerja sama dari masyarakat, akan memudahkan kami untuk melakukan pengawasan,” katanya. [TEM]

Back to top

You must be logged in to post a comment Login