GUNUNGSITOLI, NBC—Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara mematok target 6000 pasangan menggunakan alat kontrasepsi di Nias. Untuk mencapainya BKKBN menganggarkan dana sebesar Rp 4 miliar.
Kepala Bidang Operasional BKKBN Sumut Datang Sembiring menjelaskan hal itu kepada NBC, Rabu (30/11/2011), di lokasi sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi Lapangan Makodim 0213 Nias, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasar. Acara merupakan program kerjasama oleh BKKBN Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Kodim 0213/Nias.
Sehari sebelumnya, Dandim 0213/Nias. Letkol.Rayen Obersyl mengatakan bahwa pihaknya mendukung kegiatan itu mengingat masyarakat Nias belum banyak mengenal program KB. Kebanyak mereka hanya mengenal pil dan suntik KB untuk membatasi kelahiran.
Menurut dia acara tersebut juga mendapat dukungan dari Menteri Pertahanan, Mentri Kesehatan dan KB Pusat, sehingga karena kurangnya penyuluh KB diderah daerah, maka Babinsa yang ada didaerah daerah dipergunakan untuk melakukan sosialisa dan di Kodim 0213/Nias sudah ada 30 orang babinsa yang telah mengikuti pelatihan tentang KB.
Hadir pula dalam acara itu Wali Kota Gunungsitoli, Drs Martinus Lase,MSP, Bupati Nias, Drs.Sokhiatulo Laoli, Dandim 0213/Nias, Letkol. Rayen Obersyl, Kapolres Nias, AKBP.mardiaz Kusin Dwihananto, Ketua DPRD kabupaten Nias, Sokhizanolo Zai, Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu, SH,Mhum.(IH)
You must be logged in to post a comment Login