Identitas Mayat Pria Terbungkus Tikar Masih Misterius

Penyebab kematian pria yang ditemukan di Sungai Idanoi sedang dalam proses visum RSU Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI, NBC Identitas mayat pria terbungkus tikar yang ditemukan warga di Sungai Idanoi, Desa Ononamӧlӧ I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu (16/11/2011), hingga saat ini masih misterius.

Kasat Reskrim Polres Nias Ajun Komisaris Enieli Hulu, yang ditemui di RSU Gunungsitoli, mengatakan polisi belum berhasil menemukan identitas mayat yang ditemukan dalam kondisi menggenaskan itu.

“Polisi sedang melakukan menyelidikan. Hingga kini belum ada laporan dari masyarakat yang kehilangan anggota keluarga. Penyebab kematian baru dapat diketahui setelah ada hasil visum dari rumah sakit,” kata Enieli Hulu.

Mayat pria yang ditemukan mengambang di Sungai Idanoi itu ditemukan dalam keadaan terikat dibungkus tikar, dengan kondisi tubuh membengkak, bagian kepala remuk, kening berlobang, lidah menjulur dan kulit mulai terkupas. Ciri-ciri mayat berperawakan gemuk dan memakai celana jeans warna biru.

Syukur Waruwu, warga yang pertama sekali menemukan mayat pada pukul 09.00 WIB, kepada NBC menuturkan, tidak menyangka kalau bungkusan yang mengambang di Sungai Idanoi adalah mayat seorang pria,” Waktu itu saya sedang mengambil kerikil di sungai. Karena curiga, saya memberitahu warga. Disamping bungkusan itu juga teronggok bangkai seekor babi berwarna putih,” terangnya.

Mendengar laporan Syukur Waruwu, Kepala Dusun Fatiziduhu Zebua, bersama warga langsung menuju Sungai Idanoi. Setelah mengetahui isi bungkusan itu adalah mayat, Fatiziduhu Zebua menghubungi kepala desa, yang selanjutnya melaporkan penemuan mayat itu kepada Polres Nias.

Fatiziduhu Zebua mengatakan, penemuan mayat di Sungai Idanoi sempat membuat resah warga Desa Ononamӧlӧ I Lot. Di mana, menurut dia, sebelum penemuan mayat, seorang warga menghilang dan belum kembali hingga saat ini. “Namun, setelah dicek di RSU Gunungsitoli, mayat itu bukan warga kami,” ujarnya. [IH]

Top