Wali Kota: Soal Sampah Selesai Dua Minggu Lagi

Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase.

GUNUNGSITOLI, NBC — Karut-marut kasus persampahan di Kota Gunungsitoli akan segera berakhir dalam dua minggu ke depan. Sebab, Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menyewa dua truk dan 1 truk yang dipesan sudah datang. Demikian janji Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, Jumat (19/8/2011), seusai meninjau kondisi harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Gunungsitoli.

Selain itu, Wali Kota juga mengatakan bahwa salah satu produk sampah yang banyak adalah di pasar. “Hal itu terjadi di pasar mana pun. Untuk itu, kami sudah mencoba melakukan perubahan-perubahan untuk itu, yang dibuktikan dengan berkurangnya sampah yang menumpuk di sudut-sudut Kota Gunungsitoli.

Menurut Wali Kota, sampah yang sebelumnya banyak menumpuk di beberapa sudut Kota Gunungsitoli dan sangat mengganggu warga, kini sudah mulai berkurang. Pemerintah Kota sudah menyewa dua unit truk dari pihak swasta guna mengangkut sampah di tempat pembuangan akhir.

Martinus juga memberitahukan bahwa mobil truk pengangkut sampah yang baru, milik Pemerintah Kota Gunungsitoli, telah masuk 1 unit. “Maka, niscaya dengan telah masuknya mobil truk pengangkut sampah kita yang baru, sampah di Kota Gunungsitoli dalam waktu dua minggu ke depan sudah tidak jadi persoalan lagi,” ujar Martinus Lase.

Sementara itu, beberapa pesan masyarakat kepada NBC lewat microbloging Twitter dan jejaring sosial Facebook diketahui bahwa pantai sering dijadikan tempat pembuangan akhir sampah. “Iyah, masih buang sampah di pinggiran pantai. Nih, aku lagi di Gusit. Sedih melihatnya.”  Demikian isi Twitter @Dc_duCk menanggapi berita NBC. [IH]

4 Comments

  1. adri said:

    sampah ini merupakan masalah di berbagai daerah, yg harus d ingat adalah pembuangan terakhir sampah itu harus dari skrg di perhatikan di benahi,dan jgn menjadi masalah di kemudian hari,seperti di derah lain,kalo bisa pemkot harus melihat efek kedepannya ttg sampah ini, jgn hanya di buang begitu saja di tempat pembuatan akhir tanpa memperhatikan lingkungan, kalo bisa di kelola dengan profesional dan ramah lingkungan.

  2. Samolakhömi Zebua said:

    Pendapat Pak Santo Nias rasanya sangat tepat. Biar beritanya berimbang dan biar juga tuntas pekerjaan NBC bahwa tidak hanya sekadar memberitakan saat penuh sampah, tetapi usaha-usaha pemerintah setempat juga perlu diberi tempat untuk diberitakan.

    Bukan begitu?

  3. Bobby said:

    Ayo NBC lakukan investigasi terhadap para pembuang sampah di pantai itu.

    Janji Pak Wali Kota kita tunggu. NBC jangan bosan-bosannya mengikuti dan menyajikan berita ini. Bravo NBC.

Top