Pasangan Nomor Urut 1: Siap Sejahterakan Warga Nias

 

Pengantar Redaksi:

Selama empat hari ke depan mulai hari ini, NBC akan menampilkan visi-misi pasangan calon yang ikut Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nias. Kami awali dengan pasangan nomor 1: Saba’eli Gulö dan Nazarius Halawa. Visi-misi ini sudah disampaikan di depan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias, Sabtu (19/3/2011).

 

Pasangan Serius

GUNUNGSITOLI,  NIAS-BANGKIT.comPada hari Sabtu (19/3/2011) pasangan nomor urut 1, yaitu Saba’eli Gulö-Nazarius Halawa―selanjutnya disebut Serius, di hadapan  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias, menyampaikan visi-misinya dalam membangun Nias seandainya terpilih dan dipercaya rakyat pada Pilkada Kabupaten Nias untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nias periode 2011-2016, yang akan dilaksanakan pada 5 April 2011.

Visi-misi pasangan calon peserta Pilkada ini NBC peroleh dari setiap tim sukses pasangan calon.

Visi Serius adalah mewujudkan “Nias Yang Maju, Beriman, Mandiri dan Sejahtera”.

Maju berarti berada pada suatu kondisi tingkat perkembangan yang lebih baik dalam berbagai aspek dan dimensi kehidupan.

Beriman berarti suatu perilaku meningkatnya ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan pengamalan nilai-nilai ajaran agama dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Beriman mengandung makna bahwa masyarakat Kabupaten Nias harus menjadi warga yang memilki jiwa, akhlak dan budi pekerti yang baik menurut ajaran agama yang dianut, dalam kerangka pola hidup yang rukun dan damai.

Mandiri berarti berada pada kondisi dimana masyarakat dan daerah memiliki kehidupan yang sejajar dengan masyarakat dan daerah lainnya dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatan sendiri melalui pemanfaatan potensi sumber daya yang ada.. Mandiri mengandung makna bahwa segala potensi dan sumber daya yang dimiliki harus ditata, dibenahi dan dikelola untuk meletakkan dasar dan pondasi yang kokoh bagi keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Nias yang bertanggung jawab, serta mampu mensejajarkan diri dengan daerah otonom Kabupaten/Kota yang lain di Provinsi Sumatera Utara, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejahtera, berarti suatu keadaan kemakmuran yang merata dan berkeadilan dalam segala aspek dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sejahtera mengandung makna bahwa segala bentuk perubahan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nias.

Misi pasangan Serius adalah:

  1. Meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber tertinggi dalam penataan kehidupan berbangsa dan bernegara, berpemerintahan dan bermasyarakat.
  2. Mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dan berpemerintahan yang bersih (Clean Governance) melalui kebijakan, sikap, tindakan, dan perilaku pemerintahan.
  3. Mendorong penegakan hukum secara konsisten, meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, cerdas, terampil, kreatif, dan inovatif, memiliki etos kerja serta memiliki kompetensi dalam ilmu pengetahuan, informasi, dan teknologi melalui pendidikan formal dan informal.
  5. Membangun fondasi perekonomian daerah melalui akselerasi penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis sumber daya lokal melalui pembangunan sarana dan prasarana/infrastruktur daerah dengan tetap memerhatikan keseimbangan antar-wilayah.
  6. Mewujudkan kualitas pelayanan pemerintahan yang efektif dan efisien melalui penataan organisasi perangkat daerah, pembenahan manajemen kepegawaian dan pembinaan aparatur dengan mengoptimalkan keberadaan pemerintah sebagai pelayan dan masyarakat sebagai pihak yang dilayani.
  7. Mendorong percepatan kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan berpemerintahan, bermasyarakat, dan berdemokrasi.
  8. Mendorong peningkatan pendapatan asli daerah sebagai salah satu pilar kemandirian daerah guna mewujudkan ekonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab.
  9. Meningkatkan rasa keadilan, kesetaraan, dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat dengan mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
  10. Menjalin jaringan (networking) dalam kerangka kerja sama dengan lembaga/institusi sebagai sistem sumber (resourcess) yang dimobilisasi bagi kesejahteraan masyarakat Nias.

Pada penyampaian visi-misi Sabtu kemarin, pasangan serius membeberkan program unggulan mereka, yakni

  • Program pembangunan berbasis partisipasi/pemberdayaan;
  • Program penguatan kelembagaan pemerintahan kabupaten, kecamatan, dan desa;
  • Pembangunan sarana prasarana pemerintahan/infrastruktur;
  • Pembangunan jaringan transportasi dalam rangka membuka keterisolasian;
  • Pembangunan perekonomian;
  • Pembangunan perairan;
  • Pembangunan energi;
  • Pembangunan bidang kesehatan;
  • Pembangunan bidang pendidikan;
  • Pembangunan bidang sosial.

Strategi Capaian

Dalam rangka pencapaian program, maka dibutuhkan modal terutama dana yang menjadi motor penggerak dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Penerimaan keuangan pemerintah daerah akan ditingkatkan melalui berbagai strategi, di antaranya :

Pertama,  mempersiapkan sumber daya manusia melalui berbagai penguatan dan teknik penghitungan serta pemungutan pajak, pajak daerah, dan retribusi daerah yang berimplikasi akan dapat dilakukannya pemungutan dengan benar sehingga menaikkan pendapatan;

Kedua, pembangunan sarana prasarana pasar desa (harimbale) yang baru segera diikuti dengan penyerahterimaan dan regulasi pemungutan retribusi yang baru;

Ketiga, pemutakhiran data wajib pajak yang konsisten dengan realita (kondisi diukur dengan fasilitas sarana prasarana yang dibangun) yang berimplikasi pada naiknya pajak dan nilai jual obyek pajak;

Keempat, harmonisasi perencanaan pembangunan sarana prasarana jaringan listrik di kecamatan-kecamatan sehingga menaikkan obyek pajak penerangan jalan umum (PJU);

Kelima, mendesain sistem reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) dalam pemungutan pendapatan.

Keenam, menjalin hubungan kerja sama dengan institusi/lembaga vertikal dan horizontal serta dalam dan luar negeri dan dunia usaha sebagai sistem sumber dan modal  bagi pembangunan Nias;

Ketujuh, meningkatkan pendayagunaan modal sosial masyarakat sebagai sumber pembangunan Kabupaten Nias.

Melalui visi dan misi ini, dicita-citakan akan terwujud Nias yang cerdas, Nias yang sehat jasmani dan rohani, Nias yang berbudaya dan Nias yang mandiri secara ekonomi berbasis ekonomi perdesaan.

Adapun yang melatarbelakangi visi dan misi Serius ini karena Kabupaten Nias merupakan salah satu kabupaten yang berada dalam satu pulau dengan Kabupaten Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Kota Gunungsitoli―semuanya merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Nias―yang disebut dengan Pulau Nias. Kabupaten Nias memiliki luas sekitar 980,32 kilometer persegi, yang terdiri dari 9 Kecamatan dan 119 Desa. Jumlah Penduduk berdasarkan hasil sensus 2010 sebanyak 132.329 jiwa yang terdiri dari 64.498 laki-laki dan 67.831 perempuan.

Kondisi Kabupaten Nias saat ini masih dihadapkan pada berbagai permasalahan dan keterbatasan dalam berbagai aspek pembangunan. Prasarana dan sarana transportasi menuju sentra-sentra produksi masih sangat terbatas, bahkan masih terdapat 3 kecamatan saat ini yang belum dapat diakses dengan jalan yang baik, yaitu Kecamatan Ulugaŵo, Kecamatan Somölö-Mölö, dan Kecamatan Ma’u.

Tantangan tugas pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan periode 2011–2016 antara lain bagaimana upaya meningkatkan produksi dan produktivitas masyarakat sekaligus peningkatan daya saing produk-produk daerah, bagaimana upaya penyediaan infrastruktur strategis meliputi jalan dan jembatan, listrik, irigasi, dan prasarana perdagangan untuk mendukung aktivitas perekonomian, bagaimana upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, bagaimana upaya peningkatakan kualitas pendidikan dan kualitas pelayanan kesehatan serta bagaimana upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah untuk terciptanya pemerintahan yang baik, bersih, dan efektif.

Bila kepercayaan masyarakat berpihak terhadap pasangan yang didukung oleh partai politik PKS, PPP, PKDI, HANURA, PIS, PAN, PPIB, PKPI, dan PPI ini, maka untuk menjalankan visi dan misi tersebut diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur dan prasarana daerah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan penanggulangan kemiskinan dan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. [YASON HAREFA/ONLYHU NDRAHA]

Top